Gereja Tua Watumea
Watumea, Kec. Eris, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara
Wisata BudayaDeskripsi
Gereja Tua Watumea — yang secara resmi dikenal sebagai GMIM Galilea Watumea — terletak di Desa Watumea, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Gedung ini dibangun mulai tahun 1868 dan selesai ditahbiskan pada tanggal 8 Desember 1872 oleh Pendeta H. Rooker.
Bangunan ini telah dikukuhkan sebagai “Benda Cagar Budaya” di tingkat nasional melalui SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada 4 Maret 2003.
Keunikan & Sejarah
Struktur bahan utama: seluruh tiang, dinding, dan sebagian besar elemen bangunan memakai kayu.
Atap awalnya terbuat dari daun rumbia (sebelum diganti seng), sebuah teknik arsitektur lokal khas masa itu. Ukuran gedung utama sekitar 22 × 11 meter, berdiri di atas lahan seluas sekitar 528 m².
Beberapa bangku rotan asli buatan Austria tahun 1895 masih ada dan sebagian masih dipakai hingga sekarang.
Ornamen khas seperti “ayam jago” di puncak menara serta kaca patri berwarna yang dipasang tahun 1924 merupakan bagian dari gaya gereja tua di wilayah Minahasa.
Gereja ini berperan penting sebagai basis penginjilan di wilayah Tondano–Minahasa pada abad ke-19, dan menjadi saksi sejarah perkembangan kekristenan setempat.
Bangunan ini telah dikukuhkan sebagai “Benda Cagar Budaya” di tingkat nasional melalui SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada 4 Maret 2003.
Keunikan & Sejarah
Struktur bahan utama: seluruh tiang, dinding, dan sebagian besar elemen bangunan memakai kayu.
Atap awalnya terbuat dari daun rumbia (sebelum diganti seng), sebuah teknik arsitektur lokal khas masa itu. Ukuran gedung utama sekitar 22 × 11 meter, berdiri di atas lahan seluas sekitar 528 m².
Beberapa bangku rotan asli buatan Austria tahun 1895 masih ada dan sebagian masih dipakai hingga sekarang.
Ornamen khas seperti “ayam jago” di puncak menara serta kaca patri berwarna yang dipasang tahun 1924 merupakan bagian dari gaya gereja tua di wilayah Minahasa.
Gereja ini berperan penting sebagai basis penginjilan di wilayah Tondano–Minahasa pada abad ke-19, dan menjadi saksi sejarah perkembangan kekristenan setempat.
Galeri Foto
Status Monitoring
Status Operasional:
Buka
Kepadatan Pengunjung:
Normal
*Data diperbarui: 04 Nov 2025, 12:55 WITA